Tuesday, November 26, 2019

Kristus Raja Semesta Alam


Hari Minggu kemarin, Gereja Katolik seluruh dunia bersama seluruh alam semesta bergembira dalam merayakan Kristus sebagai Raja. Perayaan ini juga menjadi penutup tahun liturgi dan memasuki tahun liturgi yang baru. Didalam bacaan-bacaan kitab suci mengajak kita untuk memahami Kristus sebagai Raja yang bermakna sangat mendalam, bukan dalam arti raja duniawi dengan segala kemegahan, mahkota dan kekuasaan. Dia justru raja yang sangat merendahkan diri dan sangat menolak keagungan. Dia adalah raja di atas kayu salib penderitaan. Raja yang penuh belas kasihan, raja yang mengampuni dan yang peduli akan banyak orang.

Dalam Samuel 5:1-3, Daud ditampilkan sebagai raja yang besar, raja atas seluruh bangsa Israel. Yesus sebagai keturunan Daud juga diramalkan oleh nabi Nathan sebagai raja, raja yang menderita tetapi yang menyelamatkan banyak orang lain sementara Dia sendiri menolak membebaskan dirinya sendiri. Ia di hina, di cemoohkan, dan di bunuh. Dia punya bala tentara malaikat yang bisa membelanya supaya Ia di bebaskan dari penderitaan, tetapi Dia tidak melakukannya.

Dalam Lukas 23:35-43 diceritakan bahwa para serdadu mengatakan, orang lain ia selamatkan, tidakkah ia mampu menyelamatkan dirinya? Salaha seorang penjahat lainnya juga berkat untuk menyelamatkan dirinya danjuga diri mereka. Bukankah Engkau mesias anak Allah yang di utus Allah datang ke dunia untuk menyelamatkan umat manusia. Atas ungkapan hati mereka Yesus berkata: Amin, aku tegaskan kari ini juga Engkau akan berada bersamaku dalam kerajaan surga. Disinilah kita melihat Dia adalah raja yang memunyai kuasa membawa manusia kepada Allah.

Selama hidupnya di dunia, Yesus banyak menyembuhkan orang sakit, bahkan membangkitkan orang mati. Namun ketika di sendiri mengalami penderitaan, Dia menolak untuk menyelamatkan dirinya sendiri. Raja yang rendah hati dan tidak mementingkan kepentingan pribadinya. Diakhir Injil Yesus berkata, semua kuasa baik yang dibumi maupun diatas bumi diberikan kepadaKu.

Santo Paulus dalam Kolose 1:12-20 menegaskan kerajaan Yesus yang membebaskan kita dari kegelapan maut, Allah melalui Yesus membebaskan kita, kita dibawa masuk dalam kerajaan Allah. Dosa-dosa kita di ampuninya. Dalam Kristus kita mendapat pengampunan atas segala dosa-dosa kita. Dalam Kristus didamaikan dengan Allah. Seluruh kepenuhan Allah nampak dan ada dalam diriNya. Seorang raja alam semesta menggambarkan kebesarannya, Kristus sebagai raja alam semesta menggambarkan kebesaran Kristus sebagai raja seluruh alam semesta dengan kerendahan hati.
Mari kita hayati kerendahan hati Kristus sebagai ungkapan iman kita yang percaya kepadaNya. Tuhan memberkati kita semua.

0 comments

Post a Comment